PAPER 3
Halo semua , kali ini
aku mau lanjutin cerita ku sebelumnya yang gantung banget ya penyelesaiannya.
Jadi nggak mungkin banget
seorang pengagum rahasia kayak aku ini nggak kepoin orang yang aku kagumi ,
pasti nya aku updates terus selain di bbm , tapi juga di jejaring social
lainnya , contoh aja di facebook sama twitter , sebenarnya mau juga sih search
tentang dia di google , sayang aja nggak ada info tentang dia , ya maklum , dia
kan bukan artis , jadi cukup buat ku updates lewat jejaring social aja .
Banyak hal tentang dia yang bikin aku ngerasa udah kenal deket banget walaupun kita nggak pernah ngobrol sebelumnya. Hal yang paling bikin kekaguman ku naik satu level lagi adalah , udah pasti karena dia masih belum punya pacar , orang mana sih yang nggak pengen pacaran sama orang yang di sukai ?, udah jelas nggak ada , walaupun ada orang yang bisa bilang “aku rela nggak sama kamu asal kamu bahagia” tetap aja menurut aku dalam hati kecilnya masih mau barengan sama orang yang dia sayang , walaupun Cuma bisa ngelihat aja .
Banyak hal tentang dia yang bikin aku ngerasa udah kenal deket banget walaupun kita nggak pernah ngobrol sebelumnya. Hal yang paling bikin kekaguman ku naik satu level lagi adalah , udah pasti karena dia masih belum punya pacar , orang mana sih yang nggak pengen pacaran sama orang yang di sukai ?, udah jelas nggak ada , walaupun ada orang yang bisa bilang “aku rela nggak sama kamu asal kamu bahagia” tetap aja menurut aku dalam hati kecilnya masih mau barengan sama orang yang dia sayang , walaupun Cuma bisa ngelihat aja .
OK
cerita tentang gimana kepo nya aku ke pangeranku itu nggak penting , yang
penting sekarang gimana detik detik aku bisa natap mata nya dengan jarak kurang dari 1
meter .. salah salah maksudnya kurang lebih 1 meter . kira kira ada yang bisa
nebak nggak , apa yang terjadi sampai aku bisa natap mata nya di jarak segitu
?.
Ok karna aku yakin nggak akan ada yang komentar jadi aku lanjutin aja cerita ini . ceritanya gini , waktu itu aku seperti biasa selesai les , dan jalan ngelewatin parkiran , dengan bertumpuk tumpuk buku di tanganku . nggak terlalu sadar ternyata pangeran ku itu berjalan kearah ku , tepatnya kearah pintu masuk yang ada di belakangku . karna nggak mau kehilangan moment berharga itu , aku tetap jalan sambil ngelihatin dia , dan nggak sadar benar benar nggak sadar ada batu di depan kaki ku yang bikin aku kesandung dan jatuh pas di depan dia , ya ampun dalam otak aku mikir , ini pasti konyol ! . buku buku yang aku bawa juga pada jatuh semua , tapi yang bikin aku bahagia dia sempet bantu aku ngambil buku buku yang jatuh itu , disitu lah aku bisa natap mata nya yang tajam .
Ok karna aku yakin nggak akan ada yang komentar jadi aku lanjutin aja cerita ini . ceritanya gini , waktu itu aku seperti biasa selesai les , dan jalan ngelewatin parkiran , dengan bertumpuk tumpuk buku di tanganku . nggak terlalu sadar ternyata pangeran ku itu berjalan kearah ku , tepatnya kearah pintu masuk yang ada di belakangku . karna nggak mau kehilangan moment berharga itu , aku tetap jalan sambil ngelihatin dia , dan nggak sadar benar benar nggak sadar ada batu di depan kaki ku yang bikin aku kesandung dan jatuh pas di depan dia , ya ampun dalam otak aku mikir , ini pasti konyol ! . buku buku yang aku bawa juga pada jatuh semua , tapi yang bikin aku bahagia dia sempet bantu aku ngambil buku buku yang jatuh itu , disitu lah aku bisa natap mata nya yang tajam .
TO BE CONTINUE...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar