Minggu, 23 Juni 2013

Ainiya Alana #paper19

PAPER 19

Aku belajar untuk tetap sabar dan tenang , memendam dan menjaga perasaan sedih , perasaan ku memang cukup kuat untuk menahan ini , tapi raga ku menolak untuk bertahan , hari itu aku hanya bisa tidur dirumah di sela sela banyaknya kegiatan sekolah yang harus aku jalankan dan selesaikan sebagai panitia , di satu sisi aku harus istirahat penuh , tapi disisi lain aku nggak mau meninggalkan tanggung jawab , aku pun memilih untuk terus kuat dan melaksanakan tugas , tanpa sepengetahuan teman teman panitia , aku jalananin tugas ku dengan benar , aku masih sangat jelas mengingatnya , waktu itu aku sedang rapat kecil dengan teman teman , entah apa yang terjadi , meneteslah darah dari hidung ku dan tiba tiba aku merasakan pusing yang hebat dan pingsan .

disitu aku merasa berada disuatu tempat yang membuat aku merasa sangat sendiri , aku melihat kak Abid dengan seseorang berjubah hitam di belakangnya , dia mengarah ke arahku dan mengeluarkan kata kata manis , tapi entah kenapa di setiap kata yang dia katakan , rasanya ada bagian tubuhku yang di cambuk sampai terasa sangat perih . aku nggak tau apalagi yang aku rasa , tiba tiba aku dengar ada suara teman teman ku yang memanggil namaku dan aku juga mendengar suara orang orang menangis .

 

 

TO BE CONTINUE...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar