Minggu, 30 Juni 2013
Ainiya Alana #paper25
PAPER 25
Hidup ku kerasa sempurna sekarang. Siapa bilang butuh pangeran buat jadi seorang putri? , buktinya aku rasa aku udah cukup jadi seorang putri yang bahagia walaupun aku pilih buat hidup tanpa pangeranku itu.
Tapi sayang , kesempurnaan hidup ku itu nggak seabadi surga dan neraka . saat ini aku sedang seperti biasa nonton film sama kak Kenan juga Riki , waktu kita selesai nonton dan jalan mau beli makan , tiba tiba aku mimisan . keluar darah dari hidung ku , waktu itu aku langsung berhenti , kak Kenan sama Riki ngelihat aku dan spontan bingung langsung bawa aku ke mobil . aku nggak tau kenapa mereka begitu bingung dan bawa aku ke rumah sakit (lebai banget ini kan Cuma mimisan -_-) .
TO BE CONTINUE...
Jumat, 28 Juni 2013
Ainiya Alana #paper24
PAPER 24
Walaupun aku ini termasuk murid yang suka di kelas atau bisa dibilang kutu kelas , ke kantin aja bisa dibilang nggak pernah , tp nggak jarang aku ketemu sama kak Abid . kadang waktu pulang sekolah dan nungguin Riki ngambil motornya , kak Abid tiba tiba lewat . kita memang jarang saling sapa , karena aku cenderung anak yang suka lihat tanah , jadi kemana mana sering nundukin kepala , jadi presentasi buat saling sapa itu kecil banget . tapi waktu dihari aku ulang tahun , kak Abid sempat ucapin selamat ulang tahun ke aku .
Dengar dengar kak Abid sama kak Sinta udah putus , ya ini seiring berjalan nya waktu aja sih . kak Abid juga sempat invite pin bb aku , tapi waktu aku bilang ke kak Kenan , dia nyuruh buat nge decline aja , yaudah deh aku decline , sampai sekarang cowok yang sering nemenin aku ya kalau nggak Riki ya kak Kenan . kadang aku kak Kenan sama Riki juga jalan bareng dan nonton film bareng kalau pas lagi ada film seru , contohnya film iron man itu.
TO BE CONTINUE...
Kamis, 27 Juni 2013
Ainiya Alana #paper23
PAPER 23
Setelah aku jawab pertanyaan Riki itu, dia langsung ngajak aku buat masuk lagi kedalam dan kita ngelanjutin pesta kecil itu tanpa Riki ngasih penjelasan tentang maksud dari pertanyaan nya itu.
Hari terus berganti hari , bulan juga sama berganti bulan , sekarang adalah waktunya aku masuk SMA dan nggak diduga aku diterima di SMA tempat kak Abid dan Kak Sinta , rasa sedikit nggak percaya terus ada , rasanya mau pindah sekolah tapi dipikir pikir lagi buat apa pindah , nggak ada yang perlu aku takuti disini , aku kan nggak punya salah, kak Abid juga tahun ini udah lulus kan .
Riki saat ini juga sama diterima di SMA yang sama dengan aku , untung banget ada dia , paling nggak ada teman dan tebengan gratis setiap hari . kurang lebih sudah 2 bulan aku jalani hari hari di SMA ini , memang benar ini SMA terbaik di kota ini, tapi orang orang nya belum bisa dibilang terbaik , ya karena masih jaman aja deh munafik disini , apalagi kak Sinta malah makin parah nindas aku dari belakang , sayang aja dia nggak pernah maju didepanku ,jadi aku juga Cuma bisa diam . untung aja ada Riki , ya dia ini yang bikin aku betah sekolah disini sekarng ,
TO BE CONTINUE...
Rabu, 26 Juni 2013
Ainiya Alana #paper22
PAPER 22
selama kurang lebih 1 minggu aku di rumah sakit diantara Rena , Genta dan Riki, Riki adalah sahabat ku yang paling sering datang buat jengguk aku dia nemenin aku habisin waktu di tempat bosenin ini , kadang dia juga ngajakin aku jalan jalan di taman , kadang dia protes protes gitu waktu dorong kursi rodanya , dia bilang aku gendut lah jadi berat , dibilang kurang vitamin lah makanya penyakitan , ya banyak deh kata kata dia yang bikin aku ketawa ketawa , kita juga kadang suka liat bintang dari kaca kamar , dia suka cariin aku bintang yang bentuk pola gitu , nggak jarang juga aku suruh dia dongengin cerita sebelum dia pulang .
akhirnya setelah lama bosen di RS aku sekarang dibolehin pulang , ternyata di rumah Riki , Rena dan Genta udah siapin pesta buat kepulangan ku ini.
saat itu sahabat sahabat ku benar benar ada buat aku dan aku punya keluarga yang sayang sama aku , mama papa kak Kenan , dan Raka (adik ku) . saat itu Riki sempat ngajak aku duduk di taman belakang hari itu udah mulai malam , dan cuaca mendung yang bikin awan awan nutupin para bintang , bikin Riki nggak bisa jelasin lagi pola pola yang ada diantara bintang bintang itu . waktu itu rasanya suasana berubah jadi romantis tapi semi serius mistis gitu hehe , riki bilang “Lan kira kira kalau ada orang jujur bakal bikin orang senang apa malah marah ?” . aku bilang aja ya senang .
TO BE CONTINUE...
Langganan:
Postingan (Atom)