Sabtu, 09 November 2013

DIARY 1 ( Dia Dengan Datang Dan Pergi )

Hari ini dia datang lagi , manusia sempurna itu , dia datang lagi dengan membawa semua rasa perhatiannya dia menembus dinding dinding kokoh yang telah aku buat untuk menghindari kedatangangannya yang sudah aku tebak dari sejak lama, sejak dia mulai datang dan pergi. dia datang lalu pergi lagi . Aku sudah berusaha menutup hatiku selama ini untuk dia , untuk dia yang datang lalu biasanya pergi lagi , manusia sempurna ku ini dia begitu kuat merobohkan kokohnya dinding pemisahku ini, dingdingbpemisah yang memang sudah aku siapkan untuk kita. tanpa sadar sekejap saja sekarang dia sudah ada di depan ku lagi , dan dia nyata . 


Diari ku sayang apa yang harus aku lakukan sekarang?,  hatiku pun tidak akan kuat menahan rasa yang ingin membalas kedatanganya. Aku tidak akan membiarkannya aku tidak akan menyia nyia kan kedatangannya dan mendiamkannya. ingat sudah lama aku menunggunya datang lagi walaupun aku mengatakan tidak, apa mungkin aku bisa tidak. Ada cukup banyak alasan untukku menjawab iya untuk dia walaupn seharusnya tidak tapi itulah yang terjadi aku sungguh tidak bisa menolakknya. untuk kedatangan dan keergiannya aku tidak akan pernah bisa menolaknya, aku sungguh tidak bisa menolaknya saat dia datang dan aku juga tidak bisa menahannya saat dia ingin pergi. lalu apa yang harus aku lakukan sekarang dia datang lagi dan apa yang hrus aku lakukan.


Lihat sudah lebih dari 3 menit aku membiarkan tulisan itu hanya terpampang di layar alat komunikasi kecil ini , ada rasa ketakutan saat aku coba untuk membukanya saat melihat namanya ada dilayar ini jantungku serasa berhenti , tangannku yang tiba tiba terasa dingin , senyum bingung yang tiba tiba terukir di wajahku dan semua hal aneh ini yang tiba tiba terjadi kepadaku sungguh sungguh aku juga merasakan kebahagiaan. Kebahagiaan diantara semua keanehan ini. Tapi aku aku tidak tau apa yang harus aku lakukan.  ada yang membisikan iya tapi ada juga yang tidak ada yang beerteriak iya ada juga yang meneriakkan tidak aku benar benar kehilangan arah tapi yakinlah aku benar benar ingin berkata iya  hanya saja aku takut dia pergi lagi. Karna aku tidak akan bisa kehilangan dia. Sekarang apalagi yang harus aku lakukan. sampai sekarang tidak ada yang menjawab pertanyaanku. Datang dan perginya dia tidak akan pernah menjelaskan jawaban untuk pertanyaanku 

Diary ku sayang aku tau kamu tidak akan membiarkanku terpuruk seperti ini tapi apakah aku sendiri bisa membiarkanku tidak terpuruk seperti ini ?, dengan kedatangannya lagi aku tidak tau aku tidak akan pernah tau karna dia seperti angin untukku, angin yang datang lalu pergi 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar