Kamis, 07 November 2013

Bagaimana cerita hari ini


Tanah ini terllihat berbeda dari biasa nya , sekarang dia terlihat lebih coklat dan berat . angin angin pun juga menyampaikan rasa yang berbeda , dia lebih dingin dari biasanya . karna sang langit pun juga tidak sama , hari ini dia didatangi awan gelap yang membuat terik fajar yang biasanya mendatangkan keringat jadi tidak lagi terlihat seperti biasanya . ditemani suara titik titik hujan yang sedari jam pelajaran terakhir tadi sudah memperdengarkan nada nya , aku masih saja duduk diam di kantin sekolah , bersama tas dan para penghuni kantin lainya .

Biasanya teman teman mengenal aku dengan sebutan pendiam , karna memang begitulah aku . aku memang lebih suka sendirian , terasa tenang , tanpa ada siapapun disampingku , rasanya aku bisa merasakan diriku sendiri , dan karna itu juga , sekarang aku hanya sendirian disini , disaat semua membawa pasangannya untuk makan siang , yang aku hanya sendiri dengan satu cangkir the ekstra manis ini yang memang dibuat untuk bisa menutupi rasa pahit yang mungkin sedang aku rasakan akhir akhir ini. Ya memang setiap orang di hidupnya tidak akan terasa selalu manis , kadang pasti juga merasakan pahit , dan sekarang aku berusaha mengingat rasa rasa manis yang pernah ada di kehidupanku agar rasa pahit ini segera pergi dan tidak terus membebani seperti ini .

Sudah lewat 47 menit aku disini , aku masih tidak merasa bosan , melihat keramaian di dalam sepi perasaanku ini , aku masih bisa menikmati , karna aku memang harus menikmati , ingat? Ini sedang hujan , tidak mungkin aku akna pulang disaat seperti ini . suasana masih sama biasa saja sampai akhirnya , itu dia aura yang biasa aku rasakan . iya aura itu harus aku sebut apa ? , aura itu selalu membuatku tenang setiap kali melihat nya datang mendekat , aku tidak tahu jelas , yang pasti kamu lebih tua dari ku , dan aku hanya seorang adik kelasmu . memang baru akhir akhir ini juga aku melihat mu , orang yang bisa membuatku diam merasakan hal yang belum pernah aku rasakan saat ada seseorang yang mendekat . tangga pemisah kelasku dan kelasmu iya aku masih ingat tempat pertama kali aku melihatmu , ya disitu , di tangga itu . kembali ke sekarang , kamu datang sendiri , masuk sebentar lalu pergi lagi , dan tahu ? , tiba tiba saja kaki ku ini menegakkan aku dan membuatku berdiri , secara tidak sengaja otakku memikirkannya , memikirkan agar aku mengikutimu , dan aku lakukan itu . iya kamu berjalan keluar kantin dan aku berlari mengikutimu dari belakang , masih saja berjalan , tapi apa ?, tiba tiba kamu berhenti dan membuat aku berjalan terus sendiri , apa kamu merasakan nya ?, aku mengikutimu ? . saat aku kembali kamu sudah berjalan jauh , jauh melewati jalan yang tidak pernah aku lewati , dan begitulah akhir hari ini . begitulah juga akhir cerita ini . 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar