Bagaimana cerita hari ini
Tanah ini terllihat berbeda dari biasa nya , sekarang dia
terlihat lebih coklat dan berat . angin angin pun juga menyampaikan rasa yang
berbeda , dia lebih dingin dari biasanya . karna sang langit pun juga tidak
sama , hari ini dia didatangi awan gelap yang membuat terik fajar yang biasanya
mendatangkan keringat jadi tidak lagi terlihat seperti biasanya . ditemani
suara titik titik hujan yang sedari jam pelajaran terakhir tadi sudah
memperdengarkan nada nya , aku masih saja duduk diam di kantin sekolah ,
bersama tas dan para penghuni kantin lainya .
Biasanya teman teman mengenal aku dengan sebutan pendiam ,
karna memang begitulah aku . aku memang lebih suka sendirian , terasa tenang ,
tanpa ada siapapun disampingku , rasanya aku bisa merasakan diriku sendiri ,
dan karna itu juga , sekarang aku hanya sendirian disini , disaat semua membawa
pasangannya untuk makan siang , yang aku hanya sendiri dengan satu cangkir the
ekstra manis ini yang memang dibuat untuk bisa menutupi rasa pahit yang mungkin
sedang aku rasakan akhir akhir ini. Ya memang setiap orang di hidupnya tidak
akan terasa selalu manis , kadang pasti juga merasakan pahit , dan sekarang aku
berusaha mengingat rasa rasa manis yang pernah ada di kehidupanku agar rasa
pahit ini segera pergi dan tidak terus membebani seperti ini .
Sudah lewat 47 menit aku disini , aku masih tidak merasa
bosan , melihat keramaian di dalam sepi perasaanku ini , aku masih bisa
menikmati , karna aku memang harus menikmati , ingat? Ini sedang hujan , tidak
mungkin aku akna pulang disaat seperti ini . suasana masih sama biasa saja
sampai akhirnya , itu dia aura yang biasa aku rasakan . iya aura itu harus aku
sebut apa ? , aura itu selalu membuatku tenang setiap kali melihat nya datang
mendekat , aku tidak tahu jelas , yang pasti kamu lebih tua dari ku , dan aku
hanya seorang adik kelasmu . memang baru akhir akhir ini juga aku melihat mu ,
orang yang bisa membuatku diam merasakan hal yang belum pernah aku rasakan saat
ada seseorang yang mendekat . tangga pemisah kelasku dan kelasmu iya aku masih
ingat tempat pertama kali aku melihatmu , ya disitu , di tangga itu . kembali
ke sekarang , kamu datang sendiri , masuk sebentar lalu pergi lagi , dan tahu ?
, tiba tiba saja kaki ku ini menegakkan aku dan membuatku berdiri , secara tidak
sengaja otakku memikirkannya , memikirkan agar aku mengikutimu , dan aku
lakukan itu . iya kamu berjalan keluar kantin dan aku berlari mengikutimu dari
belakang , masih saja berjalan , tapi apa ?, tiba tiba kamu berhenti dan
membuat aku berjalan terus sendiri , apa kamu merasakan nya ?, aku mengikutimu
? . saat aku kembali kamu sudah berjalan jauh , jauh melewati jalan yang tidak
pernah aku lewati , dan begitulah akhir hari ini . begitulah juga akhir cerita
ini .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar