DISTANCE
Selamat pagi cinta …
untuk yang kesekian kalinya , aku hanya
bisa mengirimkan satu ucapan ini di pagi hari mu yang entah akan menjadi
secerah yang aku doakan atau malah sesuram neraka . Tuhan telah menempatkanku
disini , tempat yang membentangkan jarak cukup jauh , memisahkan raga ku dan
kamu. Tapi aku tidak akan berhenti bersyukur , karena Tuhan dengan adilnya
menempatkan hatiku begitu dekat dengan hatimu .
Pagi yang dingin ini mengantarkan aku kepada secangkir
coklat panas yang siap menghangatkan tubuhku , cukup membantu , walaupun hati
ini akan tetap dingin tanpa adanya kamu yang bisa menghangatkan nya . tapi aku
masih bisa bahagia , karena mataku selalu membantu untuk membacakan setiap kata
kata hangat yang kamu balaskan lewat pesan singkat ini di setiap menitnya .
Hei lihatlah kamarku yang begitu berantakan , hasil dari
tingkah ku semalam yang sedang girang menerima sebuah panggilan darimu . ya
semalaman tadi , kamu menemaniku menghabiskan waktu lewat sebuah panggilan yang
berhasil membuat kita melewatkan malam yang panjang berdua . malam yang dingin
disini selalu bisa dijadikan hangat oleh suara mu itu , suara orang yang aku
cinta . selalu berbeda saat aku mendengarnya , selalu bisa melukiskan senyum di
setiap kata yang terdengar . kalimat yang dengan sempurna tersusun rapi , dan
candaan candaan kecil yang selalu bisa membuat bibirku yang kaku ini tertawa
sangat lepas. Baiklah aku akan segera merapikan tempat ini , dan terbayanglah
bagaimana keadaan tempatmu disana ? , apa lebih bersih atau malah lebih
berantakan ? . maafkan aku tidak bisa datang untuk sekedar membangunkan mu ,
membuatkan mu secangkir coklat panas dan membantu membersihkan keributan itu ,
maafkan aku untuk jarak yang begitu menyakitkan ini . maafkan aku membiarkan
orang lain yang membersihkannya untukmu dan maafkan aku karena membiarkan orang
lain menemanimu setiap saat , berbicara dengan nyata .
coba saja kamu tau , betapa aku cemburu dengan teman temanmu
, bagaimana bisa mereka dengan mudah nya bisa menyapamu , menyentuhmu , tertawa
bersama denganmu bahkan menghabiskan waktu . sedangkan aku hanya menunggu dan
membalas , hanya melihat lalu menulis , hanya membayangkan lalu…
jarak ini memang jauh , sejauh apa? , aku tidak akan bisa
menjelaskannya , yang pasti ini sangat jauh , tapi aku berharap kamu
menyadarinya , betapa hatiku tidak akan pernah membiarkan mu menjauh . sedetik
pun tidak akan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar