Selasa, 08 Oktober 2013

DISTANCE


Selamat pagi cinta …

 untuk yang kesekian kalinya , aku hanya bisa mengirimkan satu ucapan ini di pagi hari mu yang entah akan menjadi secerah yang aku doakan atau malah sesuram neraka . Tuhan telah menempatkanku disini , tempat yang membentangkan jarak cukup jauh , memisahkan raga ku dan kamu. Tapi aku tidak akan berhenti bersyukur , karena Tuhan dengan adilnya menempatkan hatiku begitu dekat dengan hatimu .

Pagi yang dingin ini mengantarkan aku kepada secangkir coklat panas yang siap menghangatkan tubuhku , cukup membantu , walaupun hati ini akan tetap dingin tanpa adanya kamu yang bisa menghangatkan nya . tapi aku masih bisa bahagia , karena mataku selalu membantu untuk membacakan setiap kata kata hangat yang kamu balaskan lewat pesan singkat ini di setiap menitnya .

Hei lihatlah kamarku yang begitu berantakan , hasil dari tingkah ku semalam yang sedang girang menerima sebuah panggilan darimu . ya semalaman tadi , kamu menemaniku menghabiskan waktu lewat sebuah panggilan yang berhasil membuat kita melewatkan malam yang panjang berdua . malam yang dingin disini selalu bisa dijadikan hangat oleh suara mu itu , suara orang yang aku cinta . selalu berbeda saat aku mendengarnya , selalu bisa melukiskan senyum di setiap kata yang terdengar . kalimat yang dengan sempurna tersusun rapi , dan candaan candaan kecil yang selalu bisa membuat bibirku yang kaku ini tertawa sangat lepas. Baiklah aku akan segera merapikan tempat ini , dan terbayanglah bagaimana keadaan tempatmu disana ? , apa lebih bersih atau malah lebih berantakan ? . maafkan aku tidak bisa datang untuk sekedar membangunkan mu , membuatkan mu secangkir coklat panas dan membantu membersihkan keributan itu , maafkan aku untuk jarak yang begitu menyakitkan ini . maafkan aku membiarkan orang lain yang membersihkannya untukmu dan maafkan aku karena membiarkan orang lain menemanimu setiap saat , berbicara dengan nyata .

coba saja kamu tau , betapa aku cemburu dengan teman temanmu , bagaimana bisa mereka dengan mudah nya bisa menyapamu , menyentuhmu , tertawa bersama denganmu bahkan menghabiskan waktu . sedangkan aku hanya menunggu dan membalas , hanya melihat lalu menulis , hanya membayangkan lalu…

jarak ini memang jauh , sejauh apa? , aku tidak akan bisa menjelaskannya , yang pasti ini sangat jauh , tapi aku berharap kamu menyadarinya , betapa hatiku tidak akan pernah membiarkan mu menjauh . sedetik pun tidak akan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar