Kamis, 04 Juli 2013

Ainiya Alana #paper30

PAPER 30

Sekarang ini aku sudah kehilangan pangeranku yang sebenarnya , dia pergi dan susah buat aku yakinin dia kembali , seperti anak anak muda jaman sekarang , setelah perginya Riki aku Cuma bisa ngurung diri dirumah , kesana kemari nggk jelas arah , bujukan mama sama papa juga nggak pernah bisa bikin aku semangat lagi , sampai akhirnya kak Kenan duduk disampingku , waktu itu aku lagi duduk di taman belakang , kak Kenan tanya , apa aku masih kepikiran Riki , aku Cuma bisa denger kak Kenan dan nggak bisa ngomong apa apa , habis itu kak Kenan diam dan ngehela nafas , dia bilang lagi “dek , gini deh ya , aku kesini nggak mau apa apa, aku nggak bisa ngehibur kamu , walaupun aku selucu apa juga aku tau kamu nggak bakal senyum , apalagi ketawa , aku buka Rki yang bisa bikin kamu jadi berasa sempurna , dek semua ini tergantung kamu , kalau kamu bilang sedih ya kamu bakal sedih , tapi kalau kamu yakinin hati kamu buat bisa semangat lagi  aku yakin kamu pasti bisa , ayo dek yakinin hati kamu , ingat kamu harus ngelawan penyakit itu demi mama sama papa , dan aku yakin Riki pasti juga bakal senang kalau kamu sembuh .

Kata kata kak Kenan waktu itu bikin aku mikir lagi dan aku rasa emang benar , sejak itu lah , sekarang ditemani bayangan Riki aku udah tenang ngejalanin pengobatan di Singapura , ditemenin papa sama mama, disini aku berasa semua ada buat aku dan apa yang aku butuh Cuma jadi diri sendiri dan bersyukur , nikmat apa yang ada , dengan bersyukur semua pasti akan lebih baik .

 

 

THE END .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar